Thursday, August 20, 2015

Energi Pengganti Bahan Bakar Fosil



Setelah sekian lama blog ini mati tak sadarkan diri dan sudah berdebu juga usang akhirnya kini aktif kembali. Yaaa walaupun masih sedikit posting yang ada di blog ini hehe. Sebenarnya saya mengaktifkan kembali blog ini untuk menyelesaikan tugas pra-apmb. Maklum lah maba hehe. Dan insyaAllah blog ini akan saya teruskan, saya akan mengisinya dengan hal-hal yang positif dan lebih bermanfaat demi kemajuan ras manusia, cie elah ngomong apa sih –-“

Kali ini yang akan saya isi di blog ini adalah sebuah artikel dengan tema “Solusi dan Inovasi dari Permasalahan Lingkungan Hidup yang Berkaitan dengan Ilmu ke-Teknik-an”. Mudah-mudahan dapat mencerahkan kita semua. :v


Lingkungan hidup, siapa yang tidak butuh lingkungan hidup? Selama dia adalah seorang/ seekor makhluk, dan dia masih hidup, dia pasti membutuhkan lingkungan hidup. Nah bagaimana jika terdapat permasalahan di lingkungan hidup?

Kita sebagai makhluk, yang hidup, yang berakal, yang sadar dan yang peduli tentunya ingin menuntaskan permasalahan tersebut.

Salah satu permasalah lingkungan hidup saat ini adalah tingginya tingkat polutan di udara yang disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:
  • hasil pembakaran bahan-bahan fosil yang berasal dari pabrik, kendaraan bermotor dan sebagainya. 
  • bahan-bahan buangan dari kegiatan pabrik industri yang memakai zat kimia organik dan anorganik. 
  • pemakaian zat-zat kimia yang disemprotkan ke udara. 
  • pembakaran sampah rumah tangga. 
  • pembakaran hutan. 

Nah kali ini saya akan membahas solusi dari masalah point pertama, yaitu “hasil pembakaran bahan-bahan fosil yang berasal dari pabrik, kendaraan bermotor dan sebagainya”.

Sekarang ini memang bahan bakar fosil telah dimanfaatkan dalam skala besar sebagai sumber energi, baik sumber energi di pabrik, sumber energi bagi alat transportasi, sumber energi untuk memasak dan lain sebagainya. Masalahnya lagi bahan bakar fosil juga dimanfaatkan sebagai sumber energi untuk menyalakan mesin penghasil energi listrik.

Namun pembakaran bahan-bahan fosil bukan hanya menghasil energi yang bermanfaat, tetapi juga menghasilkan polutan berupa senyawa karbon hasil pembakaran yang tidak sempurna.

Selain itu masalah lain yang timbul yang benar-benar akan menjadi ancaman dan masalah besar adalah apabila bahan-bahan fosil ini telah habis digunakan. Hal ini pasti akan terjadi karena bahan-bahan fosil tidak termasuk sumber energi terbarukan.

Jika hal ini sudah terjadi, kita pasti diharuskan mencari sumber energi lain yang dapat menggantikan posisi sumber energi dari bahan-bahan fosil. Bukan hanya mencarinya, tetapi kita juga perlu mempersiapkan dan mengembangkan alat-alat dan mesin yang sesuai dengan sumber energi tersebut.

Salah satu energi yang saya rekomendasikan dan sangat perlu dikembangkan adalah energi listrik. Energi listrik adalah bentuk energi yang bersumber dari perubahan bentuk energi lain. Sumber energi pembangkit listrik diantaranya adalah batu bara, minyak bumi, tenaga nuklir, panas bumi, surya, angin dan sebagainya.

Energi listrik memiliki banyak keunggulan. Berikut saya akan menguraikan beberapa keunggulan energi ini, diantaranya:

1. Energi listrik ramah lingkungan.


Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa energi listrik tidak akan menyebabkan pencemaran sehingga dapat dikatakan energi listrik adalah energi yang ramah lingkungan.

Sebelumnya saya telah mengatakan bahwa energi ini juga berasal dari pembakaran batu bara dan minyak bumi. Apakah ini bukannya akan menyebabkan pencemaran juga? Pastinya iya. Namun kita perlu sadar bahwa masih banyak sumber energi lain yang ramah lingkungan dan jumlahnya tidak terbatas di alam.

2. Sumber energi pembangkit listrik tersedia tidak terbatas di alam.


Energi listrik sebenarnya adalah energi yang berasal dari perubahan bentuk energi lain. Dan di alam ini banyak tersedia energi yang dapat diubah menjadi energi listrik, berikut uraiannya :

a. Energi surya


Energi surya adalah energi yang dikumpulkan secara langsung dari cahaya matahari. Namun matahari tidak memberikan energi yang konstan untuk setiap titik di bumi, sehingga penggunaannya terbatas




b. Tenaga angin


Perbedaan temperatur di dua tempat yang berbeda menghasilkan tekanan udara yang berbeda, sehingga menghasilkan angin. Angin adalah gerakan materi (udara) dan telah diketahui sejak lama
mampu menggerakkan turbin. Turbin angin dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik.







c. Tenaga air

Energi air digunakan karena memiliki massa dan mampu mengalir sehingga lebih mudah menggerakkan turbindibanding angin. Turbin air didesain untuk mendapatkan energi dari berbagai jenis reservoir, yang diperhitungkan dari jumlah massa air, ketinggian, hingga kecepatan air.

3. Energi listrik mudah diubah menjadi bentuk energi lain.


Saat ini telah banyak teknologi yang menggunakan energi listrik sebagai sumber energinya. Namun mesin-mesin pabrik dan kendaraan bermotor masih bergantung pada energi dari bahan bakar fosil. Berikut saya akan menguraikan beberapa teknologi yang menggunakan energi listrik, diantaranya:

a. Kereta listrik

Seperti namanya, kereta listrik bergerak menggunakan tenaga listrik. Tenaga listrik yang terpasang di atas jalur rel ini yang menggerakan lokomotif dan gerbong-gerbongnya.

b. Mobil listrik


Mobil listrik adalah mobil yang digerakkan dengan motor listrik, menggunakan energi listrik yang disimpan dalam baterai atau tempat penyimpan energi lainnya. Walaupun biaya pembuatan mobil ini cukup mahal tetapu biaya perawatannya lebih murah daripada mobil bermesin pembakaran biasa.

c. Kompor listrik

Kompor listrik adalah jenis kompor terbaru yang diciptakan dengan tujuan go green. Selain itu dengan adanya kompor listrik permasalahan terhadap kelangkaan gas dapat teratasi.

Selain teknologi diatas masih banyak teknologi lain yang mampu menggantikan kebutuhan akan penggunaan bahan bakar fosil. Namun teknologi ini masih membutuhkan biaya yang cukup mahal.

Selain biaya masih banyak kekurangan lain. Misalnya saja mobil listrik, mobil ini membutuhkan baterai sebagai tempat penyimpanan energi listrik sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pengisian baterai.

Walaupun begitu, apabila kita mau mengembangkan dan menyempurnakan teknologi-teknologi ini, maka ketergantungan kita terhadap bahan bakar fosil pasti dapat teratasi. Semua ini kita lakukan atas dasar kesadaran dan kecintaan kita terhadap lingkungan dan demi masa depan yang lebih cerah.

Referensi :
- “Pencemaran Udara”. http://softilmu.blogspot.com/2014/06/pencemaran-udara.html
- “Manfaat Energi Listrik.” http://www.biyamin.com/2013/07/manfaat-energi-listrik.html
- “Energi Terbarukan”. https://id.wikipedia.org/wiki/Energi_terbarukan
- “Mobil Listrik” https://id.wikipedia.org/wiki/Mobil_listrik

No comments:

Post a Comment